Permesinan

Cara Merawat Mesin Mobil Tua Paling Simple & Mudah

Meskipun zaman terus berganti, mobil-mobil baru selalu dikeluarkan tetapi mobil tua tetap menjadi idola bagi sebagian orang. Ke-vintage-an dan keunikan membuat para penggemar mobil tua tidak pernah habis. Karena usianya yang telah menua, mobil tua ini tentunya membutuhkan perawatan lebih ekstra dibandingkan mobil baru.

https://www.thedirtdoctors.com/wp-content/uploads/2019/08/images2206-5d5256a4ade17-1024×684.jpg

Tidak susah hanya beberapa tips yang harus dilakukan sebelum menggunakan mobil tua. Jika tahapannya dilakukan semua, tak perlu khawatir lagi mobil akan mogok ketika sedang dibutuhkan keberadaannya. Agar mobil tetap nyaman dipakai dan aman jika dipakai memang dibutuhkan perawatan yang maksimal secara menyeluruh dengan dengan cara yang tepat dan mudah. Tidak semua orang dapat meluangkan waktu mereka untuk merawat mobil mereka secara menyeluruh.

Berikut dapat kita perhatikan beberapa cara mudah dalam merawat mesin mobil tua anda.

Periksa mesin mobil secara teratur

Permasalahan yang paling terlihat yaitu gampang mogok. Pemeriksaan mobil tua secara teratur menjadi hal yang penting dalam merawat mesin mobil. Mobil yang sudah digunakan dalam waktu lama membuat mesin-mesinnya sangat rentan.

Oleh karena itu, permasalahan acap kali terjadi meskipun awalnya baik-baik saja.  Sisihkan waktu Anda untuk memeriksa performa mobil dengan mengecek mesinnya. Anda juga dapat membawa mobil ke bengkel profesional.

Amati Kondisi Oli

Oli mobil wajib diganti jika mobil sudah berjalan sejauh 2.500 km. Pakailah oli yang memiliki kekentalan SAE 10-40 W atau 15-40 W. Oli sekental ini diperlukan untuk mesin mobil tua karena rongganya jauh agar tidak mudah aus.

Cara mengecek oli mobil yang baik adalah pada saat pagi hari, dalam kondisi mesin mobil dingin dan sudah istirahat cukup lama. Cukup Tarik dip stick penutup oli menggunakan tangan dan perhatikan apakah tingkat ketinggian oli masih dalam berada dalam batas aman pengukur ketinggian oli pada dipstick. Jika oli masih dalam batas aman pengukur ketinggian, maka oli masih layak pakai.

Wajib periksa radiator

Hal lain dalam merawat mobil tua yang wajib diperhatikan juga adalah radiator, sebagai bagian yang berfungsi sebagai pendingin suhu pada mesin, tak serta merta benda ini dibiarkan begitu saja.

Di dalam radiator juga terdapat air yang pada jangka waktu tertentu akan habis. Jika demikian, ada baiknya kalian sering mengecek agar menghindari macet mendadak saat berkendara.

Lakukan penggantian timing belt

Timing belt juga sangat penting di dalam kendaraan. Jika timing belt rusak atau terputus, tentu mobil tidak dapat bergerak.Timing belt memiliki peran untuk melanjutkan perputaran roda gigi yang terhubung pada mesin bagian dalam.

Bagian ini berhubungan dengan jarak tempuh mobil. Oleh karena itu, agar hal seperti ini tidak terjadi pada diri kalian, ada baiknya, waktu penggantian timing belt ketika jarak tempuh sudah mencapai kurang lebih 40 km.

Lakukan pengecekan sebulan sekali sekaligus mengecek keadaan oli, bahan bakar, busi, dan filter. Agar performa mesin tetap prima meskipun kondisi mobil telah usang.

Cek saringan karburasi

Mesin yang sulit dihidupkan salah satunya diakibatkan oleh saringan karburasi yang kotor sampai berkerak. Bersihkan secara teratur saringan ini menggunakan sikat gigi. Hindari penggunaan hair dryer karena malah akan merusak karburasi.

Mobil tua memang meminta perhatian lebih dari para pemiliknya. Tapi kecintaan kamu pada mobil tua tidak akan ada yang bisa menyaingi. Selalulah melakukan perawatan yang rutin pada mobil tua milikmu dimulai dengan bagian-bagian kecil. Jika membutuhkan perawatan yang kompleks, bawalah ke bengkel langgananmu untuk dilakukan perawatan. Servis yang rutin juga tidak akan merugikan. Ingat bahwa mobil tua memang selayaknya diberikan perhatian yang lebih untuk menghindari kerusakan-kerusakan kecil yang mungkin saja bisa permanen.