Kedirgantaraan

Prospek Bisnis di Bidang Kedirgantaraan

Apa itu dirgantara? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dirgantara adalah ruang yang ada di sekeliling dan melingkupi bumi, yang terdiri dari ruang udara dan antariksa. Dalam bahasa Inggris, dirgantara dikenal sebagai aerospace.

Photo by John McArthur on Unsplash

Penggunaan istilah dirgantara atau aerospace umumnya mengacu pada industri yang melakukan penelitian, perancangan, pembuatan, peluncuran, dan pemeliharaan kendaraan yang terbang ke angkasa.

Di Indonesia, peluang industri dirgantara masih sangat terbuka lebar. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan negara kepulauan yang mana memerlukan transportasi laut dan udara untuk melakukan mobilitas antar wilayah. Menurut PricewaterhouseCoopers (PwC), jumlah rute penerbangan di Indonesia bisa mencapai 4000 rute, namun hingga saat ini baru sekitar 529 rute yang terisi, di mana 223 di antaranya masih rendah utilisasi load factor-nya.

Berikut adalah beberapa bisnis di bidang dirgantara yang memiliki prospek bagus. Simak terus artikelnya sampai akhir, ya!

1. Bisnis Pengadaan Alat Transportasi Udara

Sebagaimana sudah dijelaskan pada uraian sebelumnya, karena perkembangan alat transportasi udara di Indonesia masih belum terlalu masif, kamu bisa merambah ke industri satu ini. Ingat, masih ada 3400-an lebih rute yang berpotensi diterapkan tapi belum terisi hingga hari ini.

Transportasi udara tidak hanya terdiri dari pesawat terbang, tetapi juga beberapa kendaraan lain, seperti helikopter, balon udara, jet, dan lain sebagainya. Pesawat terbang sendiri juga memiliki berbagai jenis, misalnya seperti pesawat airliner yang biasanya digunakan untuk mengangkut penumpang, fighter aircraft yang dikhususkan untuk bertempur, aerobatic aircraft atau pesawat yang digunakan untuk melakukan formasi-formasi khusus, seaplane atau pesawat yang dikhususkan untuk mendarat di wilayah perairan, dan lain sebagainya.

Jika hendak terjun ke industri dirgantara, kamu mungkin bisa memproyeksikan pasar seperti apa yang hendak kamu tuju. Misalnya jika kamu hendak memfokuskan bisnismu pada produksi pesawat jenis airliner, kamu mungkin bisa menyasar pasar dari kalangan maskapai penerbangan.

Sebaliknya, jika kamu memproduksi fighter aircraft, sasaran marketing-mu adalah militer dan pemerintahan.

Selain berpotensi mendatangkan keuntungan dalam jumlah besar, bisnis pengadaan pesawat terbang juga bisa membantu memenuhi kebutuhan pemerintah dan atau swasta terkait pengadaan alat transportasi udara.

2. Bisnis Perawatan dan Perbaikan atau Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO)

Apa itu maintenance, repair, dan overhaul atau yang sering disingkat MRO? MRO adalah sistem perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan yang biasanya diterapkan dalam berbagai bidang, tidak hanya teknologi, tetapi bidang-bidang lain, seperti kesehatan, perbankan, pendidikan, dan lain-lain.

MRO yang dimaksud dalam hal ini tentu saja adalah MRO yang berkaitan dengan pemeriksaan, pemeliharaan, dan perbaikan alat-alat transportasi udara. Gampangannya adalah β€˜bengkel’ buat kendaraan-kendaraan udara.

Saat ini, bisnis MRO di tanah air masih sangat terbatas sehingga banyak maskapai atau pemilik transportasi udara lainnya yang harus β€œlari” ke luar negeri. Ketersediaan MRO yang masih sangat terbatas ini bisa loh kamu manfaatkan sebagai peluang usaha!

3. Bisnis Maskapai Penerbangan

Perkembangan ekonomi dan kerja sama antar negara meningkatkan kebutuhan akan mobilitas menggunakan transportasi udara. Itulah yang menyebabkan layanan udara terus dibutuhkan oleh negara-negara di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia.

Untuk memenuhi permintaan terhadap layanan udara yang terus bertambah, kamu bisa banget memulai bisnis maskapai penerbangan. Maskapai penerbangan juga bisa kamu proyeksikan untuk melayani penerbangan dalam negeri yang masih sangat terbatas.

Demikian uraian singkat tentang industri dirgantara di Indonesia serta beberapa jenis usaha yang bisa kamu terapkan. Semoga bermanfaat ya!